
Mahasiswa Bimbingan Dan Konseling Islam Gelar Sinergi Pelatihan Pengembangan Diri Dan Branding Fakultas Dakwah
BANYUMAS – Mahasiswa Program Studi Bimbingan Konseling Islam (BKI) UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (SAIZU) Purwokerto menggelar rangkaian pelatihan pengembangan diri di sejumlah lokasi berbeda di wilayah Banyumas dan Cilacap pada Sabtu (25/04/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai implementasi tugas mata kuliah Desain Pelatihan sekaligus menjadi sarana sosialisasi dan branding bagi Fakultas Dakwah.
Rangkaian kegiatan ini tersebar di beberapa titik dengan menyasar pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Pesantren, hingga anak-anak di panti asuhan. Selain memberikan materi praktis, para mahasiswa juga aktif memperkenalkan program studi di Fakultas Dakwah, khususnya Prodi Bimbingan Komunikasi Islam (BKI) sebagai bagian dari strategi branding kampus.

Terselenggaranya kegiatan pengembangan diri ini dibagi menjadi tiga kelompok. Kegiatan yang dilaksanakan di Panti Asuhan Muhammadiyah Purwokerto oleh Kelompok 1. Para mahasiswa BKI memberikan pelatihan public speaking dan teknik khitobah untuk membangun kepercayaan diri anak-anak di Panti Asuhan. Perwakilan kelompok 1, Qonitah Nur Rahmawati menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wadah aktualisasi diri mahasiswa di tengah masyarakat.
“Dengan adanya kegiatan ini, mahasiswa tergerak untuk berkontribusi dan berpeluang untuk menerapkan keilmuannya di kehidupan sehari-hari dengan cara aktualisasi diri dan eksplorasi diri.” Ujar Qonitah.

Sedangkan, Kelompok 3 menyelenggarakan pelatihan upskilling di SMK Tarbiyatul Islam Kawunganten, Cilacap. Kegiatan ini bertujuan membantu siswa menyadari potensi diri serta meningkatkan kesadaran dan kemampuan dalam mengembangkan keterampilan (upskilling) yang relevan. Selain itu, pelatihan ini juga menjadi sarana untuk memperkenalkan Program Studi Bimbingan Konseling Islam (BKI) kepada para pelajar.
Zeni Nur Azmia, perwakilan dari Kelompok 3, menekankan bahwa pelatihan ini tidak hanya berfokus pada penguasaan materi semata, tetapi juga memberikan siswa kesadaran pentingnya pengembangan keterampilan (skills) yang relevan. Lebih dari itu, siswa didorong untuk mampu mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan tersebut secara nyata dalam kehidupan sehari-hari maupun di dunia kerja nantinya. Dengan demikian, mereka dapat menjadi individu yang siap dalam menghadapi tantangan masa depan.
“Pelatihan dari kelompok kami, diharapkan dapat memberikan kesadaran pada siswa akan pentingnya skills yang perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, yang mana sebagai persiapan menghadapi tantangan di masa depan.” Tegasnya.

Sementara itu, Kelompok 4 melaksanakan kegiatan pelatihan di MA Miftahul Huda Rawalo dengan tema pelatihan yang unik, yakni “Membangun Kepercayaan Diri dan Komunikasi Efektif Berbasis Nilai Pesantren”. Pelaksanaan pelatihan menghadirkan Annisa Fathatil Hidayah A., S.Sos. sebagai narasumber. Ia juga merupakan Founder Berani Berbicara Class Purwokerto dan Public Speaking Enthuasiast.
Triana Enjelika Sasti, perwakilan kelompok 4 mengungkapkan bahwa pelatihan yang diadakan kelompoknya dapat menumbuhkan semangat besar akan rasa percaya diri, komunikasi yang baik, cita-cita yang ingin di capai, dan memberikan tips-tips dan trik Public Speaking dengan baik siswa-siswi untuk di terapkan di kehidupan sehari-hari.
“Dengan adanya pelatihan public speaking bisa membuat rasa percaya diri siswa, melatih komunikasi yang baik, dan membangun semangat yang besar juga.” Tutupnya.

Melalui rangkaian pelatihan ini, mahasiswa BKI UIN SAIZU berharap para peserta tidak hanya mendapatkan ilmu secara teoritis, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan nyata. Di sisi lain, kegiatan ini memperkuat citra Fakultas Dakwah UIN SAIZU sebagai fakultas yang mencetak lulusan yang kompeten dan terjun langsung memberikan solusi di tengah masyarakat.