Berita
DEMA Fakultas Dakwah UIN Saizu Gelar Pengabdian Masyarakat Lewat Gerakan Mahasiswa Mengabdi (GEMA) di Desa Karangturi Purbalingga

DEMA Fakultas Dakwah UIN Saizu Gelar Pengabdian Masyarakat Lewat Gerakan Mahasiswa Mengabdi (GEMA) di Desa Karangturi Purbalingga

PURBALINGGA – Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Dakwah UIN Saizu Purwokerto resmi menginisiasi program Gerakan Mengabdi Masyarakat (GEMA) tahun ini di Desa Karangturi, Kecamatan Mrebet, Purbalingga pada Senin (25/05/2026). Langkah ini diambil sebagai upaya konkret pengejawantahan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang pengabdian kepada masyarakat.

‎Ketua DEMA Fakda, Nur Fahad Musyafa menegaskan bahwa GEMA dirancang agar mahasiswa tidak sekadar menjadi kaum yang berdiam di “menara gading”, melainkan mampu kembali ke masyarakat sebagai agen perubahan yang solutif.

‎”Tujuan utama kami adalah meningkatkan kepedulian sosial mahasiswa sekaligus menjadi wadah pengabdian nyata. Kami ingin mahasiswa lahir dari masyarakat dan kembali untuk memberikan dampak positif bagi lingkungan desa.” Ujar perwakilan panitia penyelenggara.

‎Program ini menyasar seluruh lapisan masyarakat Desa Karangturi, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang tua. Program yang dijalankan nantinya disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi masyarakat setempat agar kegiatan pengabdian bisa lebih tepat sasaran dan memberi manfaat secara langsung.

‎Adapun teknis pelaksanaan GEMA tahun ini akan dilakukan melalui beberapa rangkaian kegiatan sosial yang terkoordinasi secara bertahap selama 1 bulan lamanya. Mahasiswa nantinya akan terjun langsung ke lapangan untuk berinteraksi dengan warga, mengadakan kegiatan edukasi, sosial, serta program-program yang dapat membantu dan memberdayakan masyarakat desa.

‎Tak hanya itu, Fahad menambahkan terkait respons masyarakat setempat yang cukup baik dan terbuka terhadap kehadiran mahasiswa melalui program GEMA. Masyarakat menyambut positif karena kegiatan ini dianggap dapat membantu, memberikan pengalaman dan manfaat baru bagi warga desa Karangturi.
‎”Sejauh ini, respons masyarakat dengan adanya program GEMA tahun ini cukup baik dan dinilai dapat membantu dan memberikan manfaat baru bagi masyarakat desa Karangturi.” Tambahnya.


‎DEMA Fakultas Dakwah berharap, agar kegiatan GEMA tidak hanya menjadi program seremonial semata, tetapi benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Karang Turi. Selain itu, diharapkan kegiatan ini dapat membangun rasa empati, tanggung jawab sosial, serta semangat pengabdian dalam diri mahasiswa sebagai bagian dari masyarakat.