
Sinergi Ilmu, Iman, dan Inovasi, Fakultas Dakwah UIN Saizu Siapkan Mahasiswa PPL 2026
Purwokerto– Fakultas Dakwah Universitas Islam Negeri (UIN) Saifuddin Zuhri (Saizu) menggelar acara pembekalan Praktik Pengalaman Kerja (PPL) periode 1 2026, di Auditorium UIN Saizu. Dengan mengusung tema “Sinergi Ilmu, Iman, dan Inovasi: Praktik Lapangan Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Saintek yang Unggul dan Progresif”. Dan ikuti 324 mahasiswa fakultas Dakwah. Selasa (23/12/25)
Dihadiri oleh Dekan Fakultas Dakwah dan Saintek Dr. Muskinul Fuad, Wakil Dekan 1 Dr. Ahmad Muttaqin, Wakil Dekan 2 Dr. Alief Budiyono, jajaran Kepala Jurusan, Koordinator Program Studi, serta Ketua Panitia PPL, Ageng Widodo.
Acara ini resmi dibuka oleh Dr. Muskinul Fuad, M.Ag Dekan Fakultas Dakwah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa mahasiswa akan diterjunkan ke berbagai instansi dan perusahaan mulai 29 Desember 2025 sampai 7 Februari 2026. Dan berpesan untuk menunjukkan kesungguhan niat dan tanggung jawab.
“Pesan saya, pertama dan utama, mari kita mengikuti PPL ini dengan sungguh-sungguh, ditata niatnya. Namanya saja Praktik Pengalaman Lapangan. Tentu saja Anda akan banyak menyerap dari lapangan, terkait bidang kegiatan utama yang sesuai dengan disiplin ilmu prodi masing-masing. Apapun prodinya, mari kita ikut PPL ini dengan sungguh-sungguh. Jangan sampai ada pikiran asal, asal mengikuti PPL, asal jalan, asal lulus, atau asal hadir.” ujarnya
Ia juga mengingatkan mahasiswa untuk menyesuaikan diri, memahami budaya dan aturan setempat. “Setiap tempat itu punya tata cara dan tradisi masing-masing. Deso mowo tata,deso mowo cara. Jangan berpikir in the box, berpikirlah out of the box. Selain menjaga nama diri, nama keluarga, tolong jaga nama institusi. Setiap perkataan, perilaku, karakter, itu akan ber efek pada institusi.” Tegasnya
Acara dilanjutkan dengan sesi materi pembekalan. Wakil Dekan I Dr. Ahmad Muttaqin menyampaikan mengenai tujuan PPL sebagai sarana untuk mengintegrasikan pengetahuan teoritis yang di peroleh dikelas dengan praktik di lapangan. Ia juga menjelaskan ada dua jenis pilihan skema pelaksanaan, yaitu PPL Reguler dengan waktu 40–45 hari dan beban 3 SKS, serta PPL Magang yang berlangsung selama 3–6 bulan dengan pengakuan beban hingga 20 SKS melalui sistem rekognisi mata kuliah.
Ia menegaskan bahwa PPL harus dimaknai sebagai ruang pembuktian profesionalisme, integritas mahasiswa, sekaligus sarana penguatan kompetensi akademik dan sosial.
“Tunjukkan kalau mahasiswa punya kompetensi profesional, memiliki kematangan personal, memiliki interaksi yang baik secara sosial, dan tetap menjaga moralitas. Dengan komitmen yang kita bangun bersama, PPL akan berjalan lancar dan menghasilkan capaian yang berkualitas. Kesempatan pertama jangan pernah disia-siakan karena itulah pintu awal lahirnya kesempatan-kesempatan baru,” ujarnya.
Mengakhiri rangkatain acara, ketua panitia PPL, Ageng widodo, menyampaikan tahapan pelaksanaan PPL hingga mekanisme penyusunan laporan akhir. Kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab bersama mahasiswa untuk tahapan yang belum dipahami.
Dengan pembekalan ini, mahasiswa Fakultas Dakwah UIN Saizu diharapkan mampu melaksanakan PPL secara optimal, profesional, serta menjaga nilai-nilai akademik dan moralitas. sekaligus memperkuat kesiapan menghadapi dinamika lingkungan kerja.